Teknik pemeriksaan Sinus Paranasal (SPN) pada pasien suspect sinusitis pada Sinus Maxilaris


PENGERTIAN

  • Sinus, adalah rongga berisi udara yang terletak pada tulang frontal, ethmoidal, sphenoidal dari tulang tengkorak serta tulang maxila dari tulang wajah
  • Sinusitis, adalah inflamasi atau peradangan pada mukosa sinus paranasal, dimana mukosa tampak oedema (bengkak) dan adanya bendungan.
  • Teknik Radiografi SPN, adalah suatu teknik pemeriksaan radiografi menggunakan sinar-x untuk memperlihatkan bagian-bagian atau struktur dari sinus.

ANATOMI SINUS PARANASAL

SPN ada 4 :

1. Sinus Frontal

2. Sinus Etmoidal

3. Sinus Sfenoidal

4. Sinus Maksilaris

TEKNIK RADIOGRAFI SINUS PARANASAL

Teknik radiografi sinus paranasal yang rutin digunakan untuk kasus sinusitis pada sinus maksilaris ada 2:

1. Proyeksi Parietoacantial (Water’s Method)

POSISI PASIEN : Pasien duduk menghadap bucky stand, kedua tangan berpegangan dibucky

POSISI OBJEK :

  • MSP kepala harus perpendicular terhadap kaset;
  • Aturlah kepala (ekstensikan) sehingga MML tegak lurus terhadap kaset
  • OML membentuk sudut 37 derajat terhadap kaset
  • Dagu diletakkan pada kaset, dan accantion berada dipertengahan kaset

CENTRAL POINT : pada Parietooccipital menembus Accantion

CENTRAL RAY : perpendicular kaset. dengan FFD 100 cm

KRITERIA GAMBARAN :

  • Sinus Maxilaris dan Fossa Nasalis tampak
  • Orbita dan sinus maxilaris simetris
  • Jarak antara batas lateral tengkorak dan batas lateral orbita sama
  • Petrous bagian inferior terproyeksi dibawah sinus maxilaris
  • Tampak marker R/L
  • Kolimasinya sesuai dengan objek yang diperiksa

NOTE :

  • Jangan lupa memakai grid agar kontrasnya bagus
  • Jangan lupa memberi marker
  • Pemeriksaan dilakukan dengan cepat karena pasien akan merasa lelah
  • Pasien tahan nafas saat eksposi

GAMBARAN RADIOGRAFI

Gambar 1. Proyeksi parietoaccantial (Waters) dari Sinus Paransal (Source : http://www.wikiradiography.com)

2. Proyeksi Lateral

POSISI PASIEN :

  • Pasien duduk menghadap bucky stand, kedua tangan berpegangan dibucky
  • Kemudian Oblique kan badan untuk kenyamanan pasien dan kepala pada posisi lateral menempel ke kaset

POSISI OBJEK :

  • MSP kepala harus sejajar terhadap kaset;
  • Aturlah dagu supaya IOML sejajar dengan bidang film
  • IPL tegak lurus bidang film

CENTRAL POINT : 2,5 cm posterior outer chantus (letakkan dipertengahan film)

CENTRAL RAY : perpendicular kaset. dengan FFD 100 cm

KRITERIA GAMBARAN :

  • Tampak proyeksi Lateral dari sinus paranasal
  • sella tursica tanpa rotasi
  • marker harus tampak
  • tergambarnya semua sinus terutama sinus sfenoid

NOTE :

  • Jangan lupa memakai grid agar kontrasnya bagus
  • Jangan lupa memberi marker
  • Pemeriksaan dilakukan dengan cepat karena pasien akan merasa lelah
  • Pasien tahan nafas saat eksposi

GAMBARAN RADIOGRAFI :

Gambar 2. Proyeksi Lateral dari Sinus Paransal (Source : http://www.wikiradiography.com)

PENGERTIAN BASE LINES KEPALA (IPL, IOML, MML, OML, dan sebagainya) bisa klik disini

Leave a comment

Filed under Teknik Radiografi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s