JENIS-JENIS FILM RONTGEN


1. DI LIHAT DARI LAPISAN EMULSI

A. Double emulsi (emulsi ganda)

Yaitu film roentgen yang memiliki dua lapisan emulsi yang sama tebalnya di kedua permukaan dasar film. Film ini dapat digunakan secara bolak balik.

Keuntungan :

– sensitifitas lebih tinggi shg nilai eksposi lebih rendah – shg dosis juga dapat ditekan.

– waktu eksposi lebih singkat sehingga pergerakan pasien bisa diminimalisasi.

– Kontras radiograf semakin baik

– Dapat mengurangi kerusakan film pada bentuk film lengkung.

Kerugian :

– larutan pembangkit cepat lemah

– harga lebih mahal

– efek paralak bila radiograf tidak dilihat secara tegak lurus.

Contoh : utk pemeriksaan radiografi secara umum (kepala, abdomen dll).

B. Single emulsion (emulsi tunggal)

Film yang mempunyai lepisan emulsi hanya pada satu permukaan.

– Perak lebih sedikit karena hanya satu emulsi dan cairan pembangkit awet.

– Hanya utk pemotretan tertentu, tidak bisa digunakan bolak-balik

– Contoh : film MCS, film mammografi, film gigi dll.

2. DITINJAU DARI PENGGUNAAN SCREEN

A. SCREEN FILM

– Dalam pemakaiannya selalu digunakan screen

– Eksposi rendah, dengan gambar yg baik.

– Dalam penggunaanya selalu menggunakan kaset ( agar terlindung dari cahaya)

– Radiasi thd penderita dapat ditekan sekecil mungkin

– Akan tetapi resolusi lebih rendah karena kristal peraknya lebih kasar dari single emulsi

– Dapat timbul bayangan kurang tajam bila kontak screen-film kurang sempurna.

B. NON-SCREEN FILM

Film yang dalam penggunaanya tanpa

menggunakan screen. Ciri-cirinya adalah :

– digunakan tanpa screen. Dosis radiasi lebih tinggi (5-25 kali lebih tinggi).

– Emulsinya lebih tebal (2-3 x)

– Detail yg dihasilkan lebih tinggi. Karena butir-butir peraknya lebih halus.

– Gambaran yg dihasilkan 100% dari sinar X

3. DARI SEGI KECEPATAN FILM

a. High Speed : film dengan kecepatan tinggi

adalah jenis film yang memiliki kristal perak halide yang relative kasar, sehingga film ini menghasilkan kontras yg relative rendah/kurang baik, tetapi memerlukan jumlah penyinaran yg relative kecil.

b. Medium Speed/Paar speed/jenis universal: Butiran sedang, ekpose sedang, kontras sedang.

c. Low speed: kristal perak halus/kecil, kontras tinggi, resolusi baik, dan kecepatan rendah.

Hubungan speed dan kontras berbanding terbalik.

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s