Patologi


 

  • PATOLOGI adalah ilmu yang mempelajari tentang penyakit.

Secara umum, dibagi menjadi 2:

1) Patologi Klinik = pemeriksaan penyakit secara laboratorium

2) Patologi Anatomi = pemeriksaan tentang struktur anatomi

  • PENYAKIT adalah suatu reaksi tubuh terhadap rangsangan yang menyebabkan gangguan keseimbangan didalam tubuh.

   Secara umum penyakit dibagi menjadi 3:

   1. radang

   2. degeneratif

   3. neoplasma

  • ETIOLOGI adalah ilmu yang mempelajari penyebab penyakit

Secara umum, etiologi dibagi menjadi 2:

1. penyebab genetic

2. penyebab didapat.

Tujuan mempelajari penyakit:

1. dapat mengetahui penyebab suatu penyakit dan mendiagnosa

2. untuk evaluasi perkembangan penyakit (prognosa penyakit)

1. FRAKTUR

Fraktur adalah terputusnya kontinuitas tulang yang disebabkan karena trauma berat (terkadang bisa juga trauma ringan)

  • Jenis-jenis Fraktur

1. Fraktur karena trauma berat, dipengaruhi oleh faktor kerasnya trauma, umur, lokasi fraktur.

trauma dapat berupa trauma eksternal (jatuh, tertabrak) atau trauma internal (sengatan listrik)

2. Fraktur Spontan/Patologik : fraktur yang sebelumnya telah mengalami proses patologis (misalnya tumor tulang, osteoporosis, dll)

3. Fraktur stress : disebabkan trauma ringan yang terus menerus.

  • Tipe Fraktur

1. Fraktur Terbuka : fraktur yang menyebabkan ujung patah tulang terpapar keluar lewat luka

Gambar untuk fraktur terbuka :

2. Fraktur Tertutup : fraktur yang masih utuh (tulang tidak terpapar keluar)

Gambar fraktur tertutup :

3. Fraktur Avulse

4. Fraktur Impresi

5. Fraktur Kompresi

6. Fraktur Greenstik

2. DISLOKASI

Dislokasi adalah keluarnya bongkol sendi dari mangkok sendi, keadaan dimana tulang – tulang yg membentuk sendi tidak lagi berhubungan secara anatomis. Patah tulang di dekat sendi atau mengenai sendi dapat menyebabkan patah tulang disertai dislokasi. Disebut fraktur dislokasi.

ETIOLOGI :  dapat disebabkan oleh faktor penyakit atau trauma

 

3. OSTEOARTHRITIS

Osteooarthritis adalah penyakit sendi degenerative  yang disertai dengan kelainan tulang  yang berdekatan.

ciri – cirinya

1. Kapsul sendi menebal dan kaku

2. pergerakan sendo berkurang

3. ruang cairan sinovial menyempit

 

ETIOLOGI

faktor – faktor menyebabkan osteoarthritis adalah sebagai berikut :

a.  Faktor usia.

b.  Faktor metabolik

c.  Faktor traumatik

d. faktor  infeksi.

 

Sendi yang paling sering terjadi osteoarthritis adalah ; sendi lutut, sendi panggung, tulang belakang, dan pergelangan  kaki.

gejala yang sering dialami oleh penderita adalah merasa nyeri.

 

Jenis OA:

1.   Osteoarthtritis primer.

penyebabnya tidak diketahui dengan jelas.

 

2.   Osteoarthtritis sekunder.

akibat penyakit tertentu seperti :

infeksi sendi, fraktur  artikuler.

4. PLEURA EFFUSION (PE)

Pleura Effusion atau Efusi Pleura adalah akumulasi cairan pada cavum pleura yang terjadi kecepatan akumulasi ( filtrasi ) melebihi kecepatan reasrobsi.

  • Anatomi Pleura

  •    Pleura terdiri dari dua membran yaitu :

1.   Pleura parietalis yang menutup permukaan paru.

2.   Pleura visceralis  yang menutup dinding dada.

 keduanya akan bertemu di hilus paru.

  • Etiologi efusi pleura :

1.   Pecahnya pembuluh darah.

2.   Trauma tumpul.

3.  Kena tusuk.

4. Kebocoran aneurime aorta.

5.   empiema ( nanah didalam rongga pleura )

6. dll.

5.  CARDIOMEGALI

Adalah pembesaran pada jantung bisa disebabkan oleh kerja jantung yang berlebihan.

contohnya  : Tekanan darah meningkat

cardiomegali merupakan sebuah keadaan anatomis dimana besarnya, lebih besar dari ukuran jantung normal.

ETIOLOGI : Keadaan yang memaksa kerja jantung yg lebih keras. Tekanan darah meningkat. Dll.

 

TEKNIK PENGUKURAN UKURAN JANTUNG

 

6. HIDRONEFROSIS

Adalah pengembungan ginjal akibat tekanan balik terhadap ginjal karena air kemih tersumbat.

Jika air kemih tersumbat, air kemih akan mengalir kembali ke dalam tabung – tabung kecil didalam ginjal.

 

ETIOLOGI

1. Hidronefrosis akan terjadi akibat adanya sumbatan ureteropelvik  ( sambungan dari ureter dengan pelvis renalis )

2.Kelainan struktural. Mis : ureter masuk kedalam pelvis renalis.

3. Adanya batu dalam pelvis renalis.

4.  lilitan pada sambungan ureterpelvik akibat ginjal bergeser kebawah.

5.  Penekanan pada ureter  oleh : jaringan,arteri,vena, tumor

About these ads

Leave a comment

Filed under Teknik Radiografi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s